[Paper 2] Jurnal KomtekInfo Universitas Putra Indonesia YPTK Padang: Perbandingan Sikap dan Penerimaan Pengguna Layanan Dompet Digital di Indonesia
Jurnal ini membahas bagaimana sikap serta tingkat penerimaan pengguna terhadap berbagai layanan e-wallet di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan dompet digital yang belum sepenuhnya diikuti oleh pemerataan tingkat penerimaan di masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 402 responden yang telah menggunakan e-wallet, penelitian ini menganalisis beberapa variabel utama seperti persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, faktor finansial, pengaruh sosial, dan persepsi risiko. Teknik analisis yang digunakan adalah MANOVA, yang memungkinkan peneliti menguji perbedaan beberapa variabel dependen secara simultan antar kelompok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak terdapat perbedaan signifikan dalam sikap dan penerimaan pengguna baik berdasarkan jenis layanan e-wallet, usia, maupun gender. Hal ini mengindikasikan bahwa persepsi pengguna terhadap berbagai layanan dompet digital di Indonesia cenderung homogen. Namun demikian, ditemukan perbedaan pada dua aspek tertentu, yaitu pengaruh sosial yang lebih tinggi pada perempuan serta persepsi risiko yang lebih tinggi pada laki-laki. Temuan ini memberikan gambaran bahwa meskipun faktor demografis tidak terlalu berpengaruh secara keseluruhan, aspek psikologis tertentu masih memainkan peran dalam membentuk sikap pengguna terhadap teknologi finansial.
Secara metodologis, penelitian ini memiliki kekuatan pada jumlah responden yang relatif besar serta penggunaan teknik analisis yang tepat untuk studi komparatif. Selain itu, fokus penelitian yang membandingkan beberapa layanan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami kondisi pasar e-wallet di Indonesia. Namun, penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan, terutama pada kurangnya eksplorasi kerangka teori yang kuat seperti Technology Acceptance Model (TAM) atau UTAUT, meskipun variabel yang digunakan sebenarnya berkaitan erat dengan model tersebut. Selain itu, variabel penting seperti kepercayaan, keamanan, dan pengalaman pengguna belum diikutsertakan, sehingga analisis belum sepenuhnya mencerminkan kompleksitas adopsi teknologi finansial saat ini.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan kontribusi awal yang penting dalam memahami perilaku pengguna dompet digital di Indonesia dengan menunjukkan bahwa tingkat penerimaan cenderung seragam di berbagai layanan. Namun, untuk pengembangan penelitian selanjutnya, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif baik dari sisi teori maupun variabel yang digunakan agar dapat menghasilkan insight yang lebih mendalam dan aplikatif, khususnya dalam mendukung strategi pengembangan layanan fintech di Indonesia.
Jika membutuhkan detail informasi lebih lanjut, baik terkait pembahasan yang lebih mendalam maupun data-data yang digunakan dalam penelitian, pembaca disarankan untuk merujuk langsung pada jurnal aslinya.
👉 Referensi:
